Rabu, 27 Juli 2011

Hasil wawancara dengan kakak nim

Hasil wawancara dengan kakak nim:

Kak Patrick Richardo Ra Ratumasa (13407003)

Menurut pendapat Ka Patrick, nilai nilai yang paling ditekankan dan berkesan, yang ia dapat selama di MTI adalah yang pertama toleransi; saling menghargai satu sama lain dan bisa menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. Kemudian yang kedua adalah kekeluargaan, “karena di MTI kita satu keluarga, jangan sampe ada gap lagi antar angkatan” kata Kak Patrick. Kemudian, manfaat yang didapat selama di MTI menurut Kak Patrick antara lain adalah tempat untuk belajar berorganisasi, fasilitasi bakat atau hobi, tutorial akdemik maupun non akdemik, bisa kenal senior senior dan alumni TI, dan juga tempat berkumpul untuk mengerjakan tugas. Kemudian menurut Kak Patrick, budaya interaksi dengan kakak NIM baru sebatas untuk wawancara tugas, setelah itu tidak terlalu sering lagi, seharusnya antar peserta saling share tentang kakak NIM mereka agar peserta bisa banyak mengenal senior, bukan hanya kakak NIM mereka sendiri saja.

Kemudian realitas MTI sekarang menurut Kak Patrick, adalah kaderisasi di MTI kurang berjalan dengan baik. Antusiasme massa terhadap kegiatan kegiatan terutama Rapat Anggota mulai turun, dan juga gap angkatan mulai terasa ditambah lagi dengan pemisahan TI-MRI dan kesibukan kuliah masing masing. Yang terakhir, harapan Kak Patrick untuk MTI kedepannya adalah MTI harus lebih nyata konstribusi ke masyarakat, buat kegiatan kegiatan yang sifatnya kekluargaan supaya interaksi antar angkatan lebih bagus lagi.

Kak Julie Riyanti Teresa (13409003)

Menurut Kak Julie, nilai yang ditekankan dan berkesan, yang ia dapat selama di MTI adalah nilai kekeluargaannya. Kemudian, manfaat yang didapat selama di MTI menurut Kak Julie adalah salah satunya pernah ikut kunjungan industri, yang menurut Kak Julie lumayan untuk menambah pengalaman. Dan lewat osjur, ia bisa mengenal teman teman satu angkatan. Kemudian menurut Kak Julie, budaya interaksi dengan kakak NIM baru sebatas untuk wawancara tugas untuk PPAB saja dan sekedar tau salah satu senior kita. Realitas MTI sekarang menurut Kak Julie massa MTI banyak, tetapi kurang bisa di manfaatkan dengan baik karena menurut Kak Julie, Himpunan hanya milik segelintir orang. Justru banyak yang tidak peduli dengan MTI. . Yang terakhir, harapan Kak Julie untuk MTI kedepannya adalah MTI bisa membuat proker proker yang menarik, baik buat masyarakat atau anak TI-MRI sendiri khusunya sehingga anak anak TI-MRI sendiri banyak yang sebagian besar aktif di himpunan.

Resume kegiatan PPAB, Rabu 27 Juli 2011

Resume kegiatan PPAB, Rabu 27 Juli 2011

Pagi hari kami berkumpul di lapangan parkir GSG pukul 07.30 WIB. Setelah diabsen, ternyata jumlah peserta PPAB masih tidak kuorum, karena banyak dari peserta yang mengikuti diklat prokm, sebagian ada yang sakit, dan beberapa dari kami yang pergi keluar negeri untuk beberapa urusan. Kami kembali mendapat konsekuensi dari kesalahan-kesalah kami, karena saat cek spek pun ada beberapa teman yang kembali tidak membawa cek lengkap. Kami sudah mengingatkan teman kami baik lewat sms ,maupun facebook. Namun memang pada dasarnya sifat manusia yang sering khilaf sehingga masih ada beberapa yang tetap tidak lengkap speknya.

Setelah itu kami diajak olahraga pagii, lari pagi mengelilingi ITB. Setelah selesai olahraga pagi kami kembali dimobilisasi menuju ruang seminar gedung Teknik Industri untuk mendapatkan materi tentang kepengurusan kepengurusan yang ada di MTI. Presentasi pertama adalah presentasi tentang penjelasan Senator oleh Kak Offu. Kak Offu menjelaskan bahwa sebagai senator, ada beberapa tugas yang harus di jalankan, seperti rapat harian. Setelah itu ada juga presentasi tentang BPA, BP dan MTI itu sendiri oleh Kak Dodop. Kami diberi gambaran bagaimana susunan kepengurusan di MTI.

Setelah presentasi selesai, kami berkumpul bersama mentor kami untuk Ishoma sambil mereview metari yang di berikan pada sesi sebelumnya. Setelah kami selesai sholat dan makan siang, kami kembali di mobilisasi menuju ruang seminar, terlebih dahulu ke TU Prodi Teknik Industri untuk melihat password ol.akademik dan jadwal perwalian. Di ruang seminar, kami di persilahkan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok kami mengenai keadaan industri di suatu negara. Tiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan para peserta. Tiap sesi di ikuti oleh 2 kelompok, setelah selesai presentasi di adakan sesi tanya jawab untuk tiap tiap kelompok.

Kemudian acara dilanjutkan dengan evaluasi presensi dan tugas. Beberapa tugas kami belum sempurna, dan lagi lagi masalah kourum angkatan kami. Banyak yang harus dibenahi dari kelompok kami. Dibacakan juga tugas untuk besok pagi. Setelah itu kami di mobilisasi menuju lapangan radar. Disana kami mendengarkan orasi danlap dan danlap mengevaluasi kesalahan kesalahan kami. Kami juga menyanyikan lagu angkatan kami bersama sama. Setelah beberapa lama, akhirnya kami dibubarkan pulang.

Selasa, 26 Juli 2011

Resume PPAB, Selasa 26 Juli 2011

Resume PPAB, Selasa 26 Juli 2011

Pagi hari kami berkumpul di parkiran GSG pukul 10.00. kemudian kami di mobilisasi menuju lapangan radar pada pukul 10.20 untuk cek spek. Ternyata ada sebagian teman kami yang kembali tidak membawa spek lengkap. Oleh karena itu, danlap memberikan konsekuensi untuk senam terbang kepada kami yang membawa spek lengkap sebagai konsekuensi karena kami tidak saling mengingatkan teman kami untuk cek spek. Danlap menganggap kami belum kompak satu angkatan sehingga danlap menyuruh kami untuk melakukan perform satu angkatan.

Kemudian, kami dikelompokan tiap kelompok untuk mentoring. Materi mentoring pada hari itu adalah tentang empati, komunikasi, dan team building. Untuk itu kami di minta membuat yel-yel tiap kelompok. Kelompok saya sendiri agak kesulitan karena kami tidak ada ide sama sekali. Kemudian dipotong dengan Ishoma, selesai ishoma kami mendapat sedikit inspirasi untuk yel-yel kami. Kemudian kami diharuskan untuk menunujukan yel-yel kami didepan teman-teman satu wilayah mentor untuk kemudian dicari yang terbaik. Setelah itu kami ada simulasi game. Game nya adalah kita harus bergandengan secara acak (2 kelompok) dan kami harus bisa membuat lingkaran besar menggunakan gandengan tangan kami. Dengan susah payah akhirnya kami bisa memecahkan gandengan tangan yang super rumit menjadi lingkaran. Ini mengajarkan kita bagaimana untuk berkordinasi dengan baik.

Setelah itu kami dimobilisasi menuju Amphi teater untuk menampilkan yel-yel terbaik tiap wilayah. Banyak kejadian lucu yang terjadi. Diharapkan dengan adanya acara ini kami akan menjadi lebih dekat satu angkatan. Lalu kami kembali dimobilisasi menuju Ruang Seminar di gedung Teknik Industri untuk mendapatkan materi. Sebelum itu, dari pihak litbang terlebiih dahulu datang untuk mengevaluasi tugas-tugas kami. Untuk metode pemulangan sudah baik, sedangkan untuk buku angkatan baru 31 orang yang memenuhi syarat. Ada juga 2 teman kami yang mendapatkan penghargaan karena mereka mengerjakan tugas paling baik dan benar baik untuk buku angkatan dan tugas blog.

Kemudian kami mendapatkan materi dari Kak Adji Wicaksana (TI ’07) tentang Tujuan Hidup dan Impian, juga tentang keadaan Industri di Indonesia. Kita harus menyadari peran dan posisi kita saat ini sebagai pribadi dan bagian dari masyarakat. Materi yang sangat menginspirasi bagi kami. Kemudian kami kembali di mobilisasi ke lapangan radar untuk mendengarkan orasi dari danlap kemudian dipulangkan pada pukul 17.00.

Lagu Angkatan

Tunjukkan semangatmu

Rangkul temanmu

Ukir sebuah cerita

Satu masa bersama

Takkan terlupa

Biarlah abadi

Memori ini

Hingga saatnya nanti

Kami TI – MRI

Hadapi hari

reff :

Pengabdian kami

Untuk bangasa ini

Tak hanya sebuah mimpi

Sebuah langkah baru, 2010

Bangkitlah Indonesiaku

Filosofi Logo Angkatan

Philosopi Lambang angkatan 2010

Background warna putih : menunjukan masyarakat

Background lingkaran warna biru : menunjukan MTI, MTI merupakan bagian dari masyarakat, berbeda warna dgn masyarakat karena kita diberi fasilitas dan kondisi yang lebih mendukung untuk berkarya

rantai yang melingkar : menunjukan ca-MTI 2010 itu sesolid rantai besi

jam digital : Jam berarti kita ca-MTI 2010 selalu menjunjung tinggi efisiensi waktu dan manajemen waktu, jamnya digital berarti kita ada manusia modern, selalu siap dengan perubahan perubahan zaman, waktu menunjukan pukul 20:10 karena itu menunjukan waktu logo dibuat, dan 2010 juga merupakan angkatan kita

outline yang tebal : kita selalu serius dan jelas dalam bekerja

gear : jika satu buah gear bergerak, maka gear lain juga akan bergerak, itu menunjukan bahwa kita ada kompak, lalu ukuran gear yang berbeda beda menunjukan kontribusi baik besar maupun kecil sangat berpengaruh terhadap jalannya suatu sistem rencana, gear warna hijau menunjukan kita selalu peduli dengan lingkungan sekitar kita, gear warna orange kita itu kreatif dalam berkarya, maupun kreatif dalam membuat suatu solusi, gear warna kuning menunjukan kita menjalankan setiap pekerjaan dengan semangat dan ceria

Senin, 25 Juli 2011

Tugas Resume kegiatan PPAB, Senin 25 Juli 2011

Kami berkumpul di parkiran GSG pukul 11.00 WIB. Yang pertama kami lakukan adalah cek spek harian, dipimpin oleh Imam. Satu per satu spek wajib yang harus dibawa di cek, namun ada sebagian teman saya yang lupa tidak membawa beberapa perlengkapan seperti makan siang, alat tulis, dll. Untuk itu, kami perlu beberapa konsekuensi karena kesalahan kami tersebut, ditambah lagi karena pada pertemuan tersebut jumlah kami tidak kuorum.

Setelah kami selesai cek spek, kami dimobilisasi menuju ruang seminar si gedung Teknik Industri untuk menerima materi. Sebelumnya kami diberi kesempatan untuk ishoma. Setelah selesai ishoma, kami kembali berkumpul. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok untuk simulasi dan mempresentasikan tujuan hidup kelompok, latar belakang kami memilih tujuan tersebut, dan juga project plan kami untuk mencapai tujuan kami tersebut. Tujuan kelompok disini adalah tentang bagaimana kami membuat ITB lebih baik pada umumnya dan MTI pada khususnya lewat tujuan kami tersebut. Lalu setelah waktu yang digunakan untuk berdiskusi habis, beberapa kelompok dipersilahkan untuk maju kedepan dan mempresentasikan hasil diskusinya. Setelah selesai presentasi, juri memberikan beberapa komentar dan pertanyaan mengenai tujuan kelompok yang mereka buat.

Kemudian kami mentoring dengan kakak-kakak MTI. Mentor saya, Kak Bernard menjelaskan tentang bagaimana manajemen waktu yang baik saat sudah di TI nanti. Di TI mungkin akan sangat berbeda dengan masa TPB karena tugas dan waktu kuliah yang makin padat, ditambah dengan waktu yang harus di habiskan untuk beraktifitas di himpunan. Jika kita tidak dapat mengatur waktu dengan baik, bisa jadi banyak tugas yang terbengkalai baik tugas kuliah maupun tugas himpunan. Selain itu Kak Bernard juga menceritakan sedikit tentang himpunan dan pengalaman PPABnya dulu. Bagaimana membagi waktu saat sibuk kuliah sambil mengerjakan tugas besar PPAB dan juga waktu diberi tugas pengabdian masyarakat.

Setelah selesai mentoring, kami dimobilisasi ke Amphiteater. Disana kami di evaluasi tentang kurang jelasnya absensi dan ketidak sempurnaan tugas. Kemudian kami diberi tugas-tugas tambahan untuk esok hari.

Minggu, 24 Juli 2011

Kelebihan, Kekurangan dan Keunikan Industri Indonesia


Indonesia termasuk negara yang mempunyai banyak Industri, dari industri makanan, tekstil dan sebagainya. tentunya daalam perkembangannya, Industri Indonesia mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan dan yang pertama adalah keberagaman Produk yang dihasilkan. Ini menunjukan bahwa masyarakat indonesia termasuk masyarakat yang kreatif. Yang kedua adalah Potensi Alam Indonesia yang sangat Besar, baik dari minyak bumi, rempah-rempah, ataupun hasil lautnya yang dapat di gunakan kapan saja. Selanjutnya adalah dapat dimanfaatkannya limbah industri manjadi industri lainya, contohnya adalah pada industri makanan. Ampas bekas pengolahan tahu dapat biduat makanan baru. Yang keempat adalah tersedianya sumber daya alam yang melimpah (sebagai bahan baku) sehingga suatu industri tidak akan takut kehilangan bahan baku selama industri tersebut dapat menjaga eksistansi dari sumber daya alam tersebut. Yang terakhir adalah Indonesia memiliki tenaga kerja yang banyak dan memiliki ketrampilan namun tidak mengeluarkan banyak biaya. Jika industri Indonesia semakin maju, tentunya para TKI yang tadinya akan bekerja di luar negeri akan memilih untuk bekerja di tanah air.

Sedangkan untuk kekurangan Industri Indonesia antara lain adalah mudah tergoda kemudahan teknologi sehingga tidak mempertahankan ciri khas budaya dalam negeri. Indonesia terlalu terpengaruh budaya asing padahal budaya tradisional Indonesia sendiri sudah cukup kuat. Selanjutnya pengelolaan potensi/wisata alam yang kurang baik. Banyak tempat-tempat di Indonesia yang sangat mungkin akan sangat menarik banyak wisatawan baik asing maupun domestik. Namun karena pengelolaan yang buruk, tidak banyak yang berkunjung sehingga pemasukannya pun sedikit. Selain itu juga karena promosi wisata alam dan budaya kurang terekspose ke dunia sehingga orang-orang diluar Indonesia banyak yang tidak tau akan kekayaan alam Indonesia maupun keunikan wisatanya. Di perparah dengan kemampuan manajamen yang kurang, sehingga tidak dapat mengoptimalkan sumber devisa yang harusnya banyak menghasilkan. Ditambah juga dengan dukungan pemerintah yang masih kurang, sehingga pembangunan pun menjadi terhambat. Yang terakhir adalah kurangnya regenerasi keterampilan tenaga kerja. Dibutuhkan generasi baru yang mempunyai ketrampilan yang lebih kreatif dan inovatif.

keunikan Industri Indonesia seperti yang sudah saya sebutkan di atas, salah satunya adalah industri tradisional yang masih kuat meskipun sekarang sedikit terganggu oleh pengaruh budaya asing dan teknologinya. Selanjutnya yaitu industri rumahan Indonesia yang kreatif dan beragam seperti yang disebutkan pada kelebihannya. Diharapkan untuk masa yang akan datang keunikan tersebut dapat tetap terjaga.


Sedangkan untuk GDP Industri Indonesia masih tergolong rendah, karena Indonesia belum bisa bersaing dengan negara maju lain yang mempunyai teknologi lebih canggih sehingga dapat memproduksi barang yang lebih baik segi kualitasnya dibandingkan Indonesia. Untuk data lebih lengkapnya dapat di lihat disini.